Gangguan Mental Yang Jarang Diketahui
1. Quasimodo syndrome
Quasimodo syndrome atau disebut juga dengan gangguan dismorfik tubuh, merupakan jenis gangguan mental yang tergolong cukup parah karena penderitanya akan memiliki pemikiran yang obsesif dan berlebihan terhadap cacat fisik yang dimilikinya. Penderita akan terus menerus memandang cermin dan berusaha menutupi cacat tubuh yang dimilikinya agar orang lain tidak bisa melihatnya. Mereka akan selalu menolak untuk difoto, terlebih jika foto tersebut mengambil angle dimana cacat mereka terlihat. Penderita Quasimodo syndrome cenderung akan memerhatikan penampilan mereka secara berlebihan. Mereka akan memiliki penilaian terhadap diri yang sangat rendah karena cacat yang dimilikinya. Bahkan mereka akan merasa canggung dan keberatan untuk bergabung dalam kelompok masyarakat. Hal ini karena mereka menganggap bahwa orang lain nantinya akan memperhatikan dan menertawakan cacat yang mereka miliki.
2. Erotomania
Percaya diri sih sah-sah saja, tapi jika percaya dirinya terlalu berlebihan? Ih pasti sangat mengganggu yaa..Ya, inilah yang menjadi salah satu permasalahan dari penderita erotomania. Penderita erotomania akan merasa sangat yakin jika seseorang merasa jatuh cinta pada mereka. Biasanya para penderita gangguan mental ini berasal dari kalangan dengan status sosial yang tinggi seperti selebriti. Penderita erotomania percaya jika para "pengagumnya" ini menunjukkan sikap jatuh cinta mereka melalui sejumlah tanda-tanda khusus, sinyal rahasia, telepati, dan pesan berkode di media. Bagi penderita erotomania, sangat sulit untuk menghindari gangguan ini.
3. Capgras delusion
Sindrom ini membuat penderitanya meyakini jika seseorang yang dekat dengan mereka atau bahkan mereka sendiri telah digantikan kehadirannya oleh doppelganger. Doppelganger sendiri dipercaya sebagai kembaran seseorang yang berada pada dimensi lain. Para penderita capgras delusion akan mengatakan bahwa setiap perbuatan buruk yang sebenarnya disebabkan oleh mereka, dilakukan oleh sosok doppelganger mereka. Kelainan ini sering disertai gangguan mental lain seperti skizofrenia.
4. Fregoli delusion
Dalam kasus fregoli delusion, para penderitanya akan meyakini bahwa ada orang lain yang sedang mengerjar-ngejar dirinya. Penderita fregoli delusion percaya bila orang yang mengejar mereka tersebut sedang mengubah penampilan aslinya dan tampak seperti orang terdekat mereka.
5. Cryptomnesia
Cryptomnesia adalah semacam gangguan memori dimana seseorang tidak dapat mengingat kapan sebuah peristiwa terjadi, atau apakah peristiwa tersebut hanyalah mimpi atau justru kenyataan. Sindrom ini sering disertai dengan fenomena "jamais vu", lawan dari fenomena "deja vu". Kondisi jamais vu ini akan membuat seseorang yang mengalaminya merasa bahwa tempat atau orang yang sebenarnya sudah sangat terkenal, jsutru seperti baru dilihatnya untuk pertama kali.
6. Alice in wonderland syndrome
Mungkin akan terasa lucu bagi Kamu yang baru mendengar jenis gangguan yang satu ini. Tapi nyatanya jenis gangguan ini benar-benar ada lho. Seseorang yang memngalami gangguan mental alice in wonderland syndrome akan merasa bahwa objek di sekitarnya akan jauh lebih kecil atau pun justru lebih besar dari tubuhnya. Bahkan penderita sindrom ini akan merasakan jarak yang jauh dari sebuah objek, walaupun pada kenyataannya objek tersebut berada di dekatnya. Dalam kasus ini tidak ada gangguan pada fisik penderita, melainkan murni karena disebabkan oleh gangguan mental yang dideritanya.

Komentar
Posting Komentar